Membangun Aqidah Umat dengan Ilmu dan Hikmah, Berakhlakul Karimah dan Memiliki Kemandirian. Agenda : Kecurkab Persinas ASAD, Penganugerahan ICT Jatim, Jambore Caberawit, Workshop "Parenting Skill", Pelatihan SARNAS
Follow ldiijember on Twitter
Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
0331-427686 081358051505 085236652111 ldiijember@gmail.com ldii_jember@yahoo.com

Pengikut

Arsip Blog

Tampilkan postingan dengan label Peringatan Tsunami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peringatan Tsunami. Tampilkan semua postingan

Google Pasang Peringatan Tsunami di Pencarian

Written By Bob Bisrie on Jumat, 11 Maret 2011 | 06.45

Jum'at, 11 Maret 2011 - 18:17 wib
Sarie - Okezone 
Google alert tsunami
Google alert tsunami
JAKARTA - Sesaat setelah gempat dan tsunami menerjang Jepang, Google pun turut memberikan peringatan kepada wilayah lain yang berpotensi mengalami bencana serupa.

Google telah memberikan peringatan yang dipublikasikan melalui mesin pencariannya (Google Search). Peringatan itu berupa kalimat yang menunjukkan daerah-daerah yang kemungkinan akan dilanda bencana imbas dari tsunami Jepang, termasuk Indonesia.

"Tsunami Alert for New Zealand, Philippines, Indonesia, Papua New Guinea, Hawaii, and others. Waves expected over the next few hours, caused by 8.9 earthquake in Japan," tulis peringatan Google yang terletak di bawah kolom pencarian, Jumat (11/3/2011).

Sayangnya peringatan tersebut ditulis dalam bahasa Inggris, padahal peringatan tersebut terpampang jelas tidak hanya di Google.com tapi juga domain Google lokal, seperti Google.co.id.

Selain Google, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah mengeluarkan peringatan serupa.

"Tsunami akibat gempa Jepang Mag:8.9 SR, diperkirakan tiba di SULUT, MALUT, PAPUA 18:35 WIB atau 19:35 WITA atau 20:35 WIT"

Berdasarkan laporan The Pacific Tsunami Warning Center di Hawaii, beberapa negara juga harus wapada dengan tsunami susulan. Negara yang wajib ekstra waspada adalah Rusia, Marcus Island, dan Marianas Utara.

Badan meteorologi Jepang mengingatkan bahwa tsunami setinggi 6m juga bisa menerjang pantai dekat prefektur Miyagi, terdekat dengan pusat gempa. Badan itu mengatakan gempa terjadi pukul 14:46 pada (13:46 waktu Singapura) Jumat di kedalaman 10 km, sekira 125 km lepas pantai timur.

Akibat tsunami tersebut banyak bangunan dilaporkan hancur. Ini merupakan terdahsyat ke-7 yang terjadi sepanjang sejarah, sejak 1900. (srn)

Berita Terkait: google

06.45 | 0 comments | Read More

MUNAS VII LDII 2011